“Sinergi tersebut menjadi kunci agar kebijakan yang dikeluarkan pemerintah lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Dengan begitu, implementasinya menjadi lebih tepat sasaran,” kata Darmin dalam talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 bertajuk “Meningkatkan Daya Saing untuk Mendorong Ekspor”, di Jakarta, Selasa (08/01).
Melalui peningkatan investasi, lanjut Darmin, struktur ekonomi diharapkan mampu menjadi lebih produktif dan efisien, serta memiliki kapasitas produksi, teknologi, dan tenaga kerja dengan kemampuan yang tinggi.
Selain investasi, peningkatan ekspor berbasis non-komoditas bernilai tambah tinggi dan industrialisasi produk-produk prioritas berdaya saing global juga terus diupayakan untuk meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja baru. Sektor-sektor yang diharapkan menjadi pendorong ekspor Indonesia yaitu lima sektor unggulan yang ada di roadmap IR 4.0 (industri kimia, industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), industri elektronik, industri otomotif dan industri makanan-minuman) dan sektor lainnya yaitu industri perikanan, industri permesinan, peralatan kesehatan, furnitur, produk kayu dan kertas serta sepeda.
Hadir sebagai narasumber dalam kesempatan kali ini antara lain Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Rosan Roeslani; Gubernur Jawa Timur Soekarwo; Anton Gunawan, Kepala Ekonom Mandiri Institute; Budi Noviantoro, Direktur Utama PT. INKA; Maspiyono Handoyo, Direksi Mayora; dan Yukka Herlanda, CEO Brodo













