“Sisanya kita bisa mempercepat cekungan-cekungan WK yang masih ada di kawasan kita,” ungkap Arifin.
Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan potensi lain dari penggalian batuan sumber (source rock) kendati membutuhkan biaya eksplorasi yang lebih mahal.
“Cost-nya lebih mahal tapi teknologi bisa mengatasi,” tegas Arifin.
Saat ini, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS” tengah melakukan upaya-upaya serupa dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan kemudian menawarkan hasil penelitian kepada pemilik-pemilik WK Migas.
“Yang mau memanfaatkan teknologi ini bisa di-scale up dulu dengan konsep no gain, no pain,” pungkas Arifin.













