JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berkomitmen untuk melakukan audit investigasi secara menyeluruh terhadap seluruh anak usaha dan unit bisnisnya, menyusul adanya kabar terkait dugaan pembiayaan fiktif yang melibatkan sejumlah entitas di lingkungan Telkom Group.
Janji manajemen TLKM tersebut disampaikan dalam surat resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 28 November 2025, sebagai tanggapan atas permintaan penjelasan perihal mencuatnya kabar mengenai dugaan pembiayaan fiktif mencapai Rp431 miliar.
Pada surat yang ditandatangani SVP Corporate Secretary TLKM, Jati Widagdo, TLKM menegaskan bahwa audit investigasi menjadi langkah penting untuk memastikan tidak terdapat praktik serupa di unit bisnis lain.
Perseroan mengaku, sebagian besar dugaan penyimpangan sudah ditindaklanjuti, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan.
Manajemen TLKM berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh indikasi fraud yang mungkin terdeteksi di lingkungan Telkom Group.
Dalam laporannya kepada BEI, perseroan mengaku sebagai pihak yang dirugikan dalam perkara dugaan pembiayaan fiktif tersebut.
Kasus yang mencuat ke publik melalui pemberitaan media massa ini menyebutkan bahwa ada potensi kerugian negara mencapai Rp431 miliar yang melibatkan empat anak usaha.














