JAKARTA-Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) terus mengembangkan konsep Toko ICMI atau Rumah Pangan seantero nusantara guna memperpendek mata rantai distribusi komoditas pangan ke masyarakat. Setelah sukses membuka di Blitar, Jawa Timur dan meluncurkan (launching) 400 unit Toko ICMI di Propinsi Jawa Barat, ICMI secara berkelanjutan terus meluncurkan program ini di berbagai daerah seperti Bogor DKI Jakarta, Banten dan DI Yogyakarta. “Setelah selesai di Pulau Jawa, akan menyusul kemudian di Jambi, Palembang , Padang dan yang lain-lain sementara ini sedang dalam proses pematangan,” ujar Wakil Ketua ICMI, Dr. Sri Astuti Buchary dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/8).
Menurutnya, TOKO ICMI ini sebagai bentuk konstribusi langsung ICMI untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia. Toko ICMI merupakan langkah kongkrit ICMI untuk membangun perekonomian masyarakat, khususnya perekonomian keluarga. “Keluarga yang kuat secara ekonomi dan moral akan melahirkan generasi yang berkualitas yang baik,” ungkap Sri.
Selain itu kata Sri, partisipasi ICMI ini juga membantu pemerintah untuk memperpendek jalur distribusi sehingga harga-harga menjadi terjangkau masyarakat. “Secara berkelanjutan ICMI akan terus meluncurkan program ini di berbagai daerah. “Setelah selesai di Pulau Jawa, akan menyusul kemudian di Jambi, Palembang , Padang dan yang lain-lain sementara ini sedang dalam proses pematangan,” ujar Sri.














