Di sana mereka mencoba alat mesin pembayaan elektronik sudah berfungsi atau belum. “Pembayaarn tol sekarang semua memakai kartu, tidak dengan uang kas lagi,” katanya Aryo.
Tim ini terdiri dari petugas Bina Marga pusat, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Petugas Perhubungan Darat Pusat, dan Korlantas Mabes Polri.
“Kegiatan uji layak fungsi dilakukan selama dua hari yakni Kamis ini hingga Jumat (4/5),” katanya.
Tol ini akan dioperasikan sekitar pertengahan Mei ini atau sebelum Lebaran, namun masih menunggu laporan hasil uji layak fungsi hingga Jumat esok.
Menyinggung soal tari, Aryo mengungkapkan dia belum membahsanya karena yang menentukan pemerintah, dan nanti kalau sudah beroperasi akan dicantumkan dalam papan pengumuman di setiap gerbang tol.
Di jalan tol ini, dari Solo hingga Sragen, ada sebuah rest area di kawasan Kematan Masaran Sragen, tipe A, yang masih dalam pengerjaan. ***












