JAKARTA-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data total simpanan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)/Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) per semester I- 2014. Sepanjang periode ini, total simpanan seluruh BPR/BPRS di Indonesia mengalami peningkatan sebesar Rp. 6.662,79 miliar atau 13,09% (YoY). Sehingga, nilainya mencapai Rp. 57.577,88 miliar. Pertumbuhan nilai simpanan BPR per semester I 2014 mencapai Rp. 6.264,57 miliar atau setara dengan 13,18% (YoY). Sementara itu, jumlah simpanan BPRS per semester I 2014 mengalami kenaikan sebesar Rp. 398,22 miliar atau setara dengan 11,75% (YoY).
Secara keseluruhan, menurut Sekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho, jumlah populasi BPR/BPRS terbesar berlokasi di provinsi Jawa Timur yang mencapai 356 bank. Adapun nilai simpanan mencapai Rp. 6.479,48 miliar atau setara dengan 11,25% dari total nilai simpanan. Meski demikian, jumlah nilai simpanan terbesar dimiliki oleh provinsi Jawa Tengah. Dimana nilainya sebesar Rp. 13.149,78 miliar atau setara dengan 22,84% dari total simpanan dengan jumlah BPR dan BPRS sebanyak 276 bank. Sementara itu, di luar pulau Jawa, jumlah BPR/BPRS terbanyak berada di provinsi Bali. “Jumlahnya mencapai 138 bank dengan total nilai simpanan sebesar Rp. 5.571,09 miliar,” imbuhnya.













