JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Emiten penyediaan jasa telekomunikasi, menara, dan jaringan fiber optic, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana menawarkan surat utang senilai Rp2,2 triliun kepada investor pada 28 November 2025 dan 01 Desember 2025.
Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VII TBIG Tahap II Tahun 2025 senilai 1,6 triliun, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I TBIG Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp600 miliar.
Surat utang tersebut di atas merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VII TBIG senilai total Rp20 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan TBIG I senilai total Rp8 triliun.
Seperti tergambar dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi, dikutip Kamis (20/11/2025), obligasi tersebut terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp347,985 miliar berbunga tetap 5,50% per tahun dengan berjangka waktu tiga tahun, dan seri B sebesar Rp1,252 triliun memiliki tenor lima tahun dan bunga tetap 5,85% per tahun.
Adapun Sukuk Ijarah Berkelanjutan TBIG I Tahap II Tahun 2025 terdiri atas seri A sebesar Rp200 miliar dengan tenor tiga tahun, dan seri B senilai Rp400 miliar berjangka waktu lima tahun.
Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan, dimana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 4 Maret 2026, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada tanggal 4 Desember 2028 untuk Obligasi Seri A dan 4 Desember 2030 untuk Seri B.













