SECP merupakan aset utama di Asia Tenggara, berlokasi secara unik dan strategis di Singapura yang merupakan pusat perdagangan energi terkemuka di Asia.
Menurut Quek, kompleks kilang dan bahan kimia yang terintegrasi milik SECP dapat memainkan peran penting dalam membuka peluang baru agar tetap kompetitif di tengah transisi energi dan pertumbuhan jangka panjang.
Transaksi ini masih menunggu persetujuan regulator dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2024.













