JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD16,9 juta atau setara dengan Rp280,59 miliar.
Berdasarkan hasil RUPST TPMA yang digelar di Jakarta, Rabu (30/4), total dividen Rp280,59 miliar tersebut setara dengan Rp80 per saham atau sebesar 67,11 persen dari laba bersih Tahun Buku 2024.
Seperti diketahui, laba bersih TPMA di 2024 yang berdenominasi dolar AS tercatat sebesar USD25,21 juta.
Dengan penetapan dividen tunai Rp80 per saham, maka TPMA akan mentransfer dividen kepada pemegang saham pengendali (PSP), PT Dwitunggal Perkasa Mandiri sebesar Rp146,03 miliar.
Sementara itu, perseroan akan mengalokasikan dana dividen untuk investor publik sebesar Rp94,11 miliar.
Selebihnya, dividen tunai akan disalurkan kepada pemegang saham institusi lainnya sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing di TPMA.
Saat ini ada tiga pemegang saham institusi di Trans Power Marine, yakni PT Patin Resources, PT Artha Wijaya Kapital dan PT Investasi Jasa Cemerlang.
Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), saat TPMA memiliki saham treasuri sebanyak 10.939.900 lembar atau setara dengan 0,31 persen dari jumlah saham perseroan.














