Pada tahun-tahun lalu sebelum masa Pandemi Covid-19, pada Hari Raya Natal dan pergantian tahun, trafik layanan selalu meningkat signifikan.
Pada dua tahun terakhir, trafik data hanya meningkat sekitar 3 persen dibandingkan trafik hari normal di bulan sebelumnya, karena adanya pembatasan mobilitas masyarakat terkait pencegahan penyebaran Covid-19.
Gede menegaskan, guna memastikan pelanggan bisa mendapatkan layanan terbaik, EXCL telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas sebesar dua kali lipat dari hari normal.
“Tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, selain juga fokus di area residensial,” ujarnya.
Kota-kota tersebut terutama yang berada di jalur utama mudik, seperti Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta hingga Surabaya dan Malang.
Selain itu, lonjakan trafik juga akan terjadi di Merak, Bandar Lampung hingga Palembang di jalur Jawa ke Sumatera.
Bahkan, lanjut Gede, EXCL juga menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area.
Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan penurunan kualitas layanan kepada pelanggan.
Selain itu, performa jaringan data akan terbantu oleh selesainya fiberisasi di ratusan kota di berbagai daerah, baik di sebagian besar Pulau Jawa dan luar Jawa.













