Subani menjelaskan, hingga 26 Juli 2025, Bursa CFX telah memiliki 135 kontrak derivatif kripto aktif yang dapat diperdagangkan di Indonesia di mana tiga kontrak yang paling banyak diperdagangkan, antara lain BTCUSDT-PERP, ETHUSDT-PERP dan PEPEUSDT PERP.
“Melihat tren pertumbuhan yang terus positif di sepanjang semester pertama tahun 2025, diharapkan dapat kembali berlanjut tumbuh positif di sisa tahun ini. Kita juga mengharapkan dengan berjalannya waktu, produk derivatif kripto akan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menumbuhkan minat masyarakat terhadap produk ini,” katanya pula.
Karena itu, ke depan Bursa CFX bakal terus memperbanyak kontrak derivatif kripto yang dapat diperdagangkan. Subani menyebut hal tersebut dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan kontrak derivatif bagi para nasabah.
“Dalam menghadirkan kontrak derivatif kripto yang baru, Bursa CFXakan senantiasa melakukan seleksi dan penilaian yang ketat. Jadi kontrak yang dihadirkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nasabah, tapi juga tetap mematuhi regulasi yang berlaku,” kata Subani pula.












