JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan transaksi penjualan dalam pameran Inacraft tahun ini hingga Rp146 miliar, nilai ekspornya menembus angka USD13 juta dan jumlah pengunjung sebanyak 200.000 orang.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pameran Inacraft karena menjadi ajang penting dalam memberikan kesempatan kepada para perajin local meningkatkan akses pasar produk kerajinannya sehingga bias mendongkrak nilai ekspor.
“Kami melihat besarnya animo peserta pameran Inacraft setiap tahun untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar lokal dan mancanegara,” jelas Menperin.
Airlangga menyebutkan, penyelenggaraan Inacraft tahun ini menargetkan transaksi penjualan hingga Rp146 miliar, nilai ekspornya menembus angka USD13 juta, dan jumlah pengunjung sebanyak 200.000 orang.
Kegiatan yang digelar selama 24-28 April 2019 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) ini akan dihadiri sekitar 1.300 buyer dari 60 negara serta terdapat 1.400 booth yang diisi oleh 1.700 perusahaan atau pelaku usaha.
“Apalagi, keunikan Inacraft dengan pameran lainnya adalah selalu menonjolkan ikon daerah tertentu setiap tahunnya. Pada 2019, Provinsi DKI Jakarta menjadi Ikon dengan tema Jakarta Enjoyable Multicultural Diversities. Tahun ini juga Inacraft menampilkan Maroko sebagai Country of Honour,” ungkapnya.















