Hong Kong berada pada peringkat ke-9 sebagai importir mainan Indonesia dengan didominasi produk sepeda roda tiga, skuter, mobil-mobilan dengan pedal, dan mainan beroda lainnya. Adapun lima negara terbesar tujuan ekspor produk mainan Indonesia periode Januari–Oktober 2015 adalah Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Jepang, dan Jerman. Di prediksi Euromonitor bahwa pasar mainan global akan meningkat 3%-6% dalam dua tahun mendatang. “Kemendag berharap Hong Kong dapat menggenjot ekspor mainan Indonesia, ” terang Nus.
Pasar mainan, imbuh Nus, tidak hanya menyasar anak-anak, namun juga orang dewasa. Posisi Hong Kong yang strategis juga menjadi penghubung bagi kawasan Asia Pasifik sebagai pasar produk mainan terbesar di dunia. “Hong Kong merupakan salah satu pusat logistik paling penting di Asia. Peran Hong Kong sebagai
hub ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan produk mainan Indonesia ke dunia,” katanya.
Memboyong 11 perusahaan produsen mainan dan permainan, Indonesia menampilkan produk play mate, bola, stuffed toys, ride on, feeding bootle, boneka, balon, baby walker, ride on, plastic toy dan inflatable toys dalam sebuah paviliun berdesain khusus mengusung tema “Trade with Remarkable Indonesia”.














