JAKARTA-Realisasi proyek investasi sektor infrastruktur khususnya sektor listrik berada dalam tren yang meningkat pada Semester I 2015. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan terdapat 226 proyek listrik yang sedang melakukan konstruksi sepanjang semester I 2015 dengan nilai investasi Rp 18,4 Triliun. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar dalam realisasi investasi bidang infrastruktur dibandingkan sub sektor lainnya, seperti proyek investasi gas, air, transportasi, telekomunikasi dan pergudangan. “Banyaknya proyek investasi sektor listrik yang sedang dalam konstruksi ini cukup menggembirakan karena dapat mendukung pencapaian target pemerintah untuk membangun 35 ribu MW hingga tahun 2019. Hal yang menggembirakan lainnya adalah 10% nilai investasi tersebut direalisasikan di 14 proyek energi baru dan terbarukan, yaitu pembangkit listrik tenaga air, mikrohidro, panas bumi, dan biomassa,”ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani di Jakarta.
Secara umum jelasnya, tren realisasi sektor infrastruktur meningkat. Sepanjang semester I 2015, BKPM mencatat total nilai realisasi investasi infrastruktur sebesar Rp 72,2 triliun. Nilai ini sudah mencapai 63% realisasi tahun 2014 atau 94% realisasi tahun 2013.















