JAKARTA-PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) baru saja meluncurkan Bonus Saver, sebuah produk tabungan fenomenal yang menawarkan suku bunga setara dengan deposito, yaitu hingga 7% p.a. dengan adanya Bonus Bunga yang diberikan setiap tiga bulan. Bonus Saver hadir sebagai alternatif pilihan instrumen keuangan dengan bunga yang optimal dan dapat dinikmati selagi menunggu kondisi pasar stabil kembali.
Guna terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pekan lalu, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan (7-Days Reverse Repo Rate/7DRRR) menjadi sebesar 6% setelah sebelumnya, pada bulan September, BI menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75% untuk merespon kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) yang memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2,00%-2,55%.
Kenaikan suku bunga ini tentunya juga memicu pelaku perbankan melakukan evaluasi bunga. Tak hanya melakukan evaluasi suku bunga kredit, pelaku perbankan juga melakukan evaluasi bunga simpanan. Evaluasi ini dapat meningkatkan suku bunga beberapa jenis produk simpanan seperti tabungan dan deposito.
Meningkatnya suku bunga untuk jenis produk simpanan tersebut memberikan dampak positif, tak hanya bagi bank, tapi juga bagi masyarakat.
Head of Wealth Management & Retail Digital Business Bank Commonwealth Ivan Jaya menyebutkan bahwa kenaikan suku bunga merupakan salah satu komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ekonomi serta dalam upaya menurunkan defisit neraca transaksi berjalan Indonesia.













