JAKARTA-PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue yang akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 154.428.891 saham baru, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp900 per lembar.
Menurut Presiden Direktur dan CEO TRIN, Ishak Chandra, untuk pelaksanaan rights issue ini perseroan menggunakan Buku Desember 2021 dan harga pelaksanaan direncanakan sebesar Rp900 per saham.
Atas rencana ini, TRIN akan meminta persetujuan kepada para pemegang saham melalui RUPS Luar Biasa pada 19 Mei 2022.
“Rencana penerbitan saham baru atau rights issue perseroan merupakan langkah strategis kami, terutama dalam mengakuisi lahan baru yang produktif di Lampung dan juga Tanamori Labuan Bajo,” kata Ishak di Jakarta, Rabu (13/4).
Dia menambahkan, aksi korporasi ini juga akan disertai dengan penerbitan Waran Seri II sebanyak-banyaknya 154.428.891 waran sebagai insentif bagi pemegang saham yang melaksanakan HMETD tersebut.
Melalui rights issue tersebut, PT Kunci Daud Indonesia (KDI) dan PT Intan Investama Internasional (III) selaku pemegang saham utama TRIN telah menyatakan akan mengalihkan sebagian haknya dalam PUT I kepada para pembeli siaga yang berkedudukan di wilayah Lampung dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat.















