JAKARTA-PT Medco Energi International Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”) pada triwulan I- 2014 membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar AS$202 juta, turun 8% dibandingkan AS$220 juta untuk periode yang sama di tahun 2013. Penurunan disebabkan oleh harga minyak mentah dan volume produksi minyak yang lebih rendah. “Kami telah mencapai target utama dalam usaha eksplorasi dan produksi minyak dan gas, walaupun terjadi penurunan produksi minyak akibat laju penurunan alamiah sumur-sumur tua. Kami menutup tahun 2013 dengan kinerja operasi dan keuangan yang kuat, yang akan membawa Perseroan menuju era baru dengan penyelesaian Proyek-Proyek Utamanya,” ujar Presiden Direktur dan CEO MedcoEnergi, Lukman Mahfoedz.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, MedcoEnergi berhasil mengelola lapangan-lapangan minyak tuanya dengan menahan laju penurunan produksi alamiah di bawah 10% per tahun, di bawah angka tren industri Migas sebesar 25-30% per tahun.
Pada triwulan I- 2014 jelasnya, Perseroan juga berhasil melakukan negosisasi ulang atas kontrak perjanjian pasokan gas sehingga harga rata-rata gas yang terealisasi meningkat menjadi AS$6,56/MMBTU dari AS$5,15/MMBTU pada triwulan pertama tahun 2013. Perseroan terus melakukan inisiatif efisiensi biaya dan berhasil menurunkan biaya produksinya sebesar 12% dari AS$131,5 juta untuk periode Januari – Maret 2013 menjadi AS$116 juta untuk periode yang sama tahun 2014.












