Lebih lanjut disampaikan, Pemprov Jatim memberikan empat garansi bagi para investor yakni jaminan kemudahan pengurusan perijinan dan ketersediaan infrastruktur dan powerplan atau listrik. Selanjutnya adalah jaminan ketersediaan lahan dan jaminan ketenangan dan kenyamanan yang berhubungan dengan pekerja atau buruh. “Dengan jaminan yang kami berikan, investor sekali lagi tidak perlu ragu unntuk berinvestasi sebanyak-banyaknya di Jatim,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto menjelaskan, sejak berdirinya, sekitar 53 tahun yang lalu, Bank Jatim terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. “Dengan status Bank Pembangunan Daerah sejak awal berdirinya hingga kini telah menjadi perusahaan terbuka. Kinerja Bank Jatim terus mengalami pertumbuhan, baik dari segi kinerja keuangan, pengembangan produk dana dan jasa, Teknologi Informasi, hingga SDM yang pada akhirnya memberikan dampak yang baik bagi perkembangan Bank,” terang Hadi.
Dalam misinya menuju Bank Regional Champion, Hadi menambahkan, Bank Jatim sebagai Bank nya masyarakat Jatim sangat mempunyai prospek yang cerah. “Kami melihat begitu banyak lahan yang masih bisa digarap dan memiliki prospek yang bagus di Jatim. Oleh sebab itu sejak dini kami telah merancang Rencana Bisnis yang matang untuk 5 tahun mendatang dan fokus kearah tersebut. Diantaranya fokus pada penyaluran kredit pada sektor produktif khususnya UMKM, Pengembangan produk kredit baru, serta penyaluran kredit produktif di sektor menengah dan korporasi, serta perluasan jaringan kantor berdasarkan alokasi modal inti Bank, “jelas Hadi. (LITA)













