JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp3,33 triliun (Rp87 per saham) pada Januari-September 2025, tumbuh 10,8% jika dibandingkan Rp3,09 triliun (Rp79 per saham) pada periode yang sama tahun 2024.
Menurut laporan keuangan per 30 September 2025 yang dipublikasikan Kamis, 23 Oktober 2025, penjualan bersih UNVR naik 0,71% menjadi Rp27,6 triliun pada Januari-September 2025, dari Rp27,4 triliun pada Januari-September 2024.
Penjualan UNVR pada sembilan bulan pertama 2025 didominasi oleh pasar dalam negeri yakni Rp26,78 triliun (97%), sedangkan ekspor hanya Rp827,38 miliar.
Manajemen UNVR berhasil menekan turun beban pemasaran dan beban penjualan serta beban umum dan administrasi, masing-masing sebesar 6,13% ke Rp6,45 triliun dan 0,45% menjadi Rp2,47 triliun per September 2025.
Hal ini mendorong laba usaha UNVR tumbuh 13,83% menjadi Rp4,45 triliun pada Januari-September 2025, dibanding Rp3,91 triliun pada Januari-September 2024.
Dari sisi neraca keuangan, UNVR memiliki total aset Rp17,49 triliun per September 2025, naik 9,01% dari Rp16,04 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah kewajiban dan ekuitas UNVR per September 2025, masing-masing sebesar Rp14,13 triliun dan Rp3,35 triliun.














