JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I 2025 dengan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp71,1 miliar, meningkat 54,8% YoY dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Pertumbuhan pendapatan usaha tersebut tidak terlepas dari normalisasi dampak El Nino yang puncaknya terjadi pada akhir 2023. Maka dari itu, Perseroan mampu memproduksi listrik sebesar 39.2 GWh pada 1Q25 yang berasal dari Proyek Cikopo, Proyek Tomasa, dan Proyek Yaentu.
Produksi listrik tersebut tumbuh signifikan sebesar 62.9% YoY dikarenakan Proyek Yaentu baru saja beroperasi pada 4Q24. Dengan demikian, pertumbuhan kinerja operasional tersebut membawa Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 38,1% YoY menjadi Rp21,1 miliar, dengan margin laba bersih sebesar 29,7% kuartal I 2025.
Perseroan juga mencatatkan total aset sebesar Rp1.465,9 miliar, tumbuh sebesar 20,5% YoY, yang didukung oleh pertumbuhan kas Perseroan yang tumbuh cukup tinggi sebesar 35,4% YoY.
Di samping itu, Perseroan mencatatkan peningkatan total liabilitas menjadi Rp993,4 miliar, tumbuh sebesar 30,1% YoY, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek serta jangka panjang yang tumbuh cukup imbang sebesar 30,5% YoY dan 30,0% YoY, secara berurutan. Di samping itu, total ekuitas juga tumbuh menjadi Rp472,5 miliar atau naik sebesar 4,3% YoY.













