Di sisi smartphone, papar Susanto, penjualan pada periode ini tercatat meningkat 50%. Pertumbuhan ini mencerminkan tren positif yang berkelanjutan di pasar smartphone, didukung tidak hanya oleh kinerja yang kuat dari merek yang ada tetapi juga oleh penunjukan MTDL sebagai distributor untuk merek ponsel baru.
Kemampuan bisnis distribusi untuk terus bertumbuh telah menjadi semakin kokoh dengan adanya kemampuan logistik yang semakin handal. Dalam hal ini, MTDL telah meresmikan perluasan gudang tahap II seluas 18.000 m2 yang menambah 82% dari kapasitas yang ada saat ini.
Sementara itu, lanjutnya, unit bisnis solusi konsultasi digital berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun. Walaupun tahun ini ada pemotongan anggaran pemerintah dan resiko pelemahan mata uang Rupiah, pendapatan unit bisnis ini tetap bertumbuh 4,1% YoY.
Pertumbuhan pendapatan unit bisnis solusi konsultasi digital didukung oleh meningkatnya porsi bisnis berlangganan yang membuat perolehan pendapatan berulang dari tahun sebelumnya dapat dipertahankan.
Selain itu, jelas Susanto, peningkatan penjualan Cloud, Digital business platform, Business Application, dan Cyber security juga menjadi pendorong bagi pendapatan bisnis solusi konsultasi digital Perseroan.














