“Tertariknya itu karena syariah, ini tanpa riba dan halal. Hunian yang dijual juga murah, antara 90 juta untuk apartemen dan 77 sampai 180 juta untuk rumah tapak,” katanya.
Ahmad, salah satu pembeli asal Bintaro, Tangerang Selatan, mengaku tertarik dengan proyek PT Wepro Citra Sentosa, yang dikembangkan di kawasan Lengkong, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.
Selain murah, unit apartemen yang ditawarkan secara sistem syariah ini, dianggapnya lebih berkah.
“Bahasanya waktu itu promo, harga yang ditawarkan Rp270 juta tapi promo jadi 90 juta. Cara pembayarannya dicicil, setiap bulan, jadi ringan. Total uang yang saya sudah setor 15 juta,” katanya.
Sementara korban lainnnya, Abdul Rahim Bahar, 47, Warga Jakarta Timur, mengaku tertarik dengan proyek Medina Islamic Tower yang dijanjikan akan dikembangkan di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
“Kalau saya sudah tidak berharap apartemen, saya mau uang kembali. Karena dari tahun 2017 sampai hari ini, hanya janji-janji yang kami dapati,” ungkapnya.
Dia mengaku telah menyetorkan uang senilai Rp64 juta dengan rincian Rp5 juta sebagai uang pemesanan unit dan cicilan yang telah dibayar sebanyak 64 juta secara bertahap.
“Waktu itu dipasarkan seharga 99 juta untuk tipe studio 15 luas 12 meter. Katanya setelah 3 bulan cicilan saya akan diberikan PPJB, tapi sampai sekarang engga ada PPJB dan malah kantornya tutup,” terangnya.














