JAKARTA – Kinerja keuangan PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), emiten produsen gas untuk industri mengalami penurunan sepanjang semester I 2025. Penurunan laba Perseroan terutama disebabkan oleh meningkatnya beban usaha maupun beban keuangan pada semester I 2025.
Dalam laporan keuangan per Juni 2025, dikutip Jumat (01/8/2025), terungkap, AGII mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp22,61 miliar pada semester I 2025, anjlok 65,65% jika dibandingkan Rp65,84 miliar pada semester I 2024.
Kemerosotan laba AGII disebabkan antara lain oleh peningkatan beban usaha yang meliputi beban penjualan sebesar Rp286,22 miliar serta beban umum dan administrasi Rp170,64 miliar. Kedua beban tersebut, masing-masing naik sebesar 15,52% dan 2,36% di sepanjang semester I 2025.
Kenaikan beban usaha ini mengakibatkan laba usaha emiten produsen gas itu turun 19,34% jadi Rp184,29 miliar, dari Rp228,49 miliar pada semester I 2024.
Di sisi lain, beban keuangan AGII meningkat sebesar 5,95%, dari Rp155,19 miliar di semester I 2024, menjadi Rp164,44 miliar pada semester I 2025. Akibatnya, laba sebelum pajak AGII terpangkas 67,41% jadi Rp27,95 miliar dar Rp85,76 miliar.
Kendati laba anjlok, pendapatan bersih AGII naik tipis 2,08% menjadi Rp1,42 triliun pada semester I 2025, dari Rp1,38 triliun pada periode sama tahun 2024. Kontributor terbesar pendapatan Perseroan dari penjualan produk gas yakni sebesar Rp1,33 triliun, meningkat 2,4% dari Rp1,30 triliun semester I 2024.













