JAKARTA-Umat Katolik dan Protestan dari berbagai aras Gereja berkumpul dalam acara Doa Ekumene dan Doa Syukur 500 tahun Reformasi dalam Gereja.
Doa ekumene untuk kedamaian dan kesatuan bangsa ini digelar di Gereja Katolik St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (2/6).
Dalam Doa Ekumene kali ini turut hadir tokoh-tokoh Gereja Katolik dan Protestan, antara lain Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignasius Suharyo, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Sekretaris Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI Rm. Agustinus Ulahayanan, Ketua Umum PGI Pendeta Henriette T. Hutabarat-Lebang, Ketua Umum PGLII, Ketua Umum PGPI, Ketua Umum PGBI, Ketua Umum Bala Keselamatan, Ketua Umum Adven Hari Ketujuh, Ketua Umum Ortodox, Fasilitator Jaringan Doa Nasional, dan tokoh-tokoh umat lainnya.
Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Jakarta Romo Antonius Suyadi, Pr selaku Ketua Panita mengatakan, Doa Ekumene mengambil tema khusus “Untuk Kedamaian dan Kesatuan Indonesia” sekaligus peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni.
Ia menjelaskan, bukan kebetulan bahwa momentum Doa Ekumene ini juga bertepatan dengan situasi kebangsaan yang saat ini sedang menghadapi berbagai masalah. “Momen ini sungguh luar biasa, karena dengan doa ekumene ini para pengikut Kristus yang tersebar di berbagai Gereja dan denominasi bersatu dalam suatu ungkapan syukur bersama, sekaligus persatuan ini memberi inspirasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat ini sedang dihadapkan dengan berbagai masalah,” kata Suyadi.














