Solusi Strategis: Menuju Ekosistem Transparan
Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan patroli fisik. Kita butuh revolusi dalam tata kelola perdagangan. Berikut adalah langkah-langkah radikal yang harus diambil:
1. Integrasi Data Real-Time (The “Follow the Money” Approach)
Pemerintah harus mewajibkan integrasi antara sistem pabean (CEISA) dengan sistem perbankan internasional. Jika seorang importir mentransfer $100.000 kepada vendor di luar negeri, maka dokumen pabean untuk barang tersebut tidak boleh mencantumkan nilai di bawah angka tersebut. Transparansi aliran dana adalah musuh utama under invoice.
2. Implementasi Artificial Intelligence dalam Database Harga
Kita perlu membangun basis data harga global (Price Database) yang ditenagai oleh AI. Sistem ini akan secara otomatis memberikan red flag jika nilai barang yang dilaporkan melenceng dari rata-rata harga pasar internasional. Penilaian nilai pabean tidak lagi subjektif di tangan petugas, melainkan berdasarkan data objektif yang dinamis.
3. Sanksi Pidana dan Blacklist Permanen
Sanksi administratif berupa denda seringkali dianggap sebagai “biaya operasional” oleh para pelaku. Penegakan hukum harus melangkah ke ranah pidana. Pelaku under invoice harus dijerat dengan undang-undang tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan masuk dalam daftar hitam seumur hidup yang melarang mereka melakukan aktivitas ekspor-impor.












