JAKARTA-PT United Tractors Tbk (UNTR), emiten kontraktor tambang
mengakuisisi saham baru yang diterbitkan PT Supreme Energy
Sriwijaya (SES) sebesar US$42,32 juta atau setara Rp634,95
miliar.
Demikian dikemukakan Sara K. Loebis, Sekretaris Perusahaan
UNTR dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI),
dikutip Kamis (10/8).
Sara mengemukakan, UNTR melalui entitasnya, yaitu PT Energia
Prima Nusantara (EPN), meneken perjanjian pengambilan bagian
saham dengan PT Supreme Energy pada Senin (7/8).
Perusahaan menyerap 680.000 saham baru milik PT Supreme Energy Sriwijaya (SES).
Menurut Sara, SES akan mengeluarkan 40,48% saham baru dari total saham yang dikeluarkan oleh SES kepada EPN.
“Total nilai keseluruhan sebesar US$42,3 juta atau setara dengan Rp634,95 miliar,” katanya.
Nilai total transaksi ini dapat berubah saat penutupan transaksi.
Itu karena penyesuaian atas posisi laporan keuangan saat penutupan
transaksi.
Penyelesaian pengeluaran saham baru kepada EPN akan tunduk pada terpenuhinya syarat-syarat pendahuluan sebagaimana diatur
dalam perjanjian pengambilan bagian, termasuk persetujuan dari
pemegang saham SES.
“Investasi ini sejalan dengan misi UNTR melakukan diversifi kasi pendapatan dari sektor usaha selain batu bara. Tujuan dari
penandatanganan perjanjian pengambilan bagian ini adalah untuk
melakukan diversifikasi usaha UNTR sebagai bagian dari strategi
berkesinambungan di bidang energi terbarukan, khususnya panas
bumi,” ujar Sara. (ANES)














