Lebih lanjut, Sara mengemukakan, untuk di sektor energi, UNTR telah membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Mini-hidro (PLTM), yaitu PLTM Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah dan PLTM Besai Kemu di Lampung berkapasitas 7 MW yang saat ini dalam proses konstruksi dan ditargetkan akan beroperasi di akhir tahun 2023.
Perseroan melakukan investasi pada PT Arkora Hydro Tbk (Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%.
Arkora saat ini mengoperasikan dua PLTM, yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10 MW di Sulawesi Tengah.
Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu berkapasitas 10 MW dan PLTM Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW.
Keduanya diharapkan akan beroperasi di tahun 2024 dan 2025.
Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 33 MW.
Tidak cuma itu. Kapasitas total Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (Rooftop Solar PV) yang sudah terpasang sampai bulan Oktober 2023 sebesar 13 MWp di grup UT dan Astra.









