JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Laba bersih PT United Tractors Tbk (UNTR) pada 2025 mencapai Rp14,81 triliun (Rp4.082 per saham), turun sebesar 24,17% jika dibandingkan Rp19,53 triliun (Rp5.378 per saham) pada tahun 2024.
Penurunan laba tersebut, menurut laporan keuangan Desember 2025, dikutip Jumat (27/2/2026), disebabkan oleh pendapatan UNTR yang turun 2,3% menjadi Rp131,30 triliun pada 2025, dari Rp134,42 triliun pada 2024.
Penyumbang terbesar penurunan pendapatan UNTR pada 2025 adalah segmen kontraktor penambangan yakni 7% menjadi Rp54,1 triliun. Disusul segmen penjualan mesin konstruksi turun 2% menjadi Rp36,6 triliun, segmen pertambangan batubara termal dan metalurgi turun 7% jadi Rp24,2 triliun. Adapun segmen pertambangan emas dan mineral lainnya melonjak 41% menjadi Rp14 triliun.
Beban pokok pendapatan (BPP) UNTR naik tipis 0,99% menjadi Rp101,59 triliun pada 2025, dari Rp100,59 triliun tahun 2024. Laba kotor UNTR turun 12,2% jadi Rp29,70 triliun pada 2025 dibanding Rp33,83 triliun pada tahun 2024.
Pada saat yang sama, beban penjualan UNTR membengkak 51,24% jadi Rp1,59 triliun, disusul beban umum dan administrasi meningkat 7,98% menjadi Rp6,04 triliun, serta biaya keuangan turun 0,93% menjadi Rp2,62 triliun pada 2025.








