“Kami melihat transformasi digital global melalui metaverse sudah sedemikian tinggi dengan tingkat kompetisi yang kian ketat, sehingga menuntut banyak lembaga pendidikan untuk ambil bagian dalam implementasi teknologi digital metaverse agar tetap berada pada jalur kompetisi,” cetus Prof. Drs. Yanyan Mochamad Yani, M.IR., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Perencanaan Universitas Padjadjaran.
Pada hari yang sama Injabar, sebagai salah satu lembaga publik yang dibentuk untuk menjadi Lembaga Kepakaran sebagai perpanjangan tangan Universitas Padjadjaran (Unpad) dan juga merupakan salah satu satuan unit usaha di Unpad, yang menjalin kerja sama strategis bersama WIR Group.
Unpad menilai kerja sama dengan Injabar ini penting, pasalnya Injabar didirikan di Unpad atas kolaborasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memfasilitasi implementasi hasil riset sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., Direktur Injabar menyatakan optimismenya bahwa transformasi digital Injabar melalui metaverse dapat meningkatkan kapabilitas lembaga kajian ini, untuk menjadi pendamping utama dan wadah pengetahuan bagi Jawa Barat dalam menyusun dan mengambil kebijakan, dalam rangka membangun daya saing dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.













