Lebih lanjut Keri Lestari menjelaskan, Injabar Unpad memerlukan mitra dan dukungan untuk dapat menyelaraskan diri dengan kemajuan teknologi digital yang memiliki akselerasi dan dinamika yang tinggi.
“Untuk menghadirkan teknologi digital, selain dibutuhkan pengetahuan juga sarana aplikasi pendukung untuk dapat memanfaatkan dan memperoleh benefit optimal dari teknologi yang diharapkan akan berdampak positif bagi masyarakat banyak,” ujarnya.
Sementara Gupta Sitorus, Chief Marketing Officer WIR Group menyatakan apreasiasinya terhadap Unpad dan Injabar yang telah memilih WIR Group sebagai mitra dalam mengembangkan Eduverse.
“Masuknya Injabar Unpad dalam dunia metaverse menambah daftar panjang sektor pendidikan, riset dan penelitian yang memanfaatkan teknologi metaverse untuk pengembangan berbagai lini dalam sistem pendidikan di kampus, serta kemampuan sumber daya manusia,” ujar Gupta.
Gupta lebih lanjut mengatakan, bagi kedua belah pihak, kerja sama ini merupakan salah satu fase dari rangkaian kolaborasi pengembangan ekosistem untuk mendukung Metaverse Indonesia di sektor pendidikan dan riset dan penelitian.
Sebelumnya, WIR Group telah menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan lain, maupun dengan sektor industri dan bisnis, dalam rangka mendorong partisipasi pelajar dan mahasiswa dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi metaverse.













