Ketua KPCPEN mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dengan skema ini akan mempercepat vaksinasi bagi kelompok masyarakat usia produktif.
“Salah satu tugas sudah dimulai terkait sektor Gotong Royong untuk mereka yang berusia produktif,” ujarnya.
Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sekitar 22.750 perusahaan telah mendaftar Program Vaksinasi Gotong Royong dengan peserta sebanyak sekitar 10 juta orang.
Tahap awal pelaksanaan vaksinasi ini meliputi wilayah Jabodetabek untuk sekitar 220 ribu orang dari berbagai sektor industri, antara lain manufaktur, petrokimia, dan makanan-minuman.
Total vaksin Sinopharm yang sudah tiba di Tanah Air untuk kebutuhan vaksinasi ini sebanyak 500 ribu dosis dan sekitar 420 ribu dosis sudah terdistribusi.
Total komitmen yang diterima adalah sebanyak 7,5 juta dosis dan berpotensi menjadi total sebanyak 15 juta dosis.
Harga Vaksin Gotong Royong ditetapkan Rp321.660, dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin COVID-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.
Komentari tentang post ini