Ia menekankan, dirinya sangat percaya pada partai politik sebagai elemen penting demokrasi. Lantaran itu, dirinya merasa tidak nyaman dengan situasi partai politik dan parlemen dua tahun terakhir, yang terdeskreditkan secara berlebihan dan dianggap sebagai biang kerok demokrasi. ” Itu tidak dibenarkan dan tidak bisa dibiarkan. Salah satu misi saya adalah mengembalikan demokrasi pada tempatnya bahwa proses kebijakan publik itu merupakan resultan dari pembicaraan antara eksekutif dan legislatif,” ujar master Politik dari Universitas Hawaii ini.
Kedepannya, Teguh membeberkan dirinya akan segera melakukan komunikasi dengan partai politik lain, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Gerindra, untuk segera mendaftar ke kedua partai tersebut. Dijadwalkan juga pada Rabu, 26 April 2016, Bang Teguh akan mengembalikan berkas ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).













