JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan, volume penjualan emas di sepanjang 2024 sebanyak 43.776 kilogram atau setara 1,41 juta troy oz, meningkat 68% dibandingkan capaian di 2023.
Pada laporan resmi ANTM yang dikutip Senin (3/2), tingkat produksi emas di sepanjang 2024 mencapai 1.019 kilogram atau sebanyak 32.762 troy oz.
Pada tiga bulan terakhir di 2024 atau di kuartal keempat tahun lalu, produksi emas seberat 273 kilogram atau sebanyak 8.777 troy oz.
“Sepanjang 2024, kenaikan harga emas dunia yang didorong oleh faktor makroekonomi global dan kondisi geopolitik turut mendorong peningkatan permintaan domestik,” demikian disampaikan manajemen ANTM.
Sebagai satu-satunya pabrik pemurnian emas di Indonesia yang memiliki akreditasi Good Delivery List Refiner di LBMA, Antam memastikan bahwa produk emas batangan yang diproduksi di pabrik pemurnian logam mulia terjamin keaslian dan kualitas kemurniannnya.
Melalui strategi penjualan yang fokus di pasar domestik, manajemen ANTM menyebutkan, perseroan berhasil mempertahankan posisi di pasar sebagai top of mind pilihan masyarakat dalam berinvestasi emas, tercermin dari peningkatan penjualan (FY24) yang tertinggi sepanjang sejarah Antam.
Pada 2025, manajemen ANTM memastikan keandalan operasi melalui peluang sourcing emas domestik, serta jaringan penjualan yang beragam dan tersebar luas untuk mendukung pertumbuhan kinerja yang lebih baik.















