Untuk perdagangan waran periode yang sama, ujarnya jumlah volume perdagangan mencapai 9,20 miliar waran atau turun sebesar 23,39 miliar (-71,78%), dengan nilai total transaksi sebesar Rp 642,73 miliar atau turun sebesar Rp 2,60 triliun (-80,17%), dan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 230,330 kali atau turun 259.688 kali (-53,00%).
Pada perdagangan ETF, jumlah volume perdagangan mencapai 5,82 juta ETF atau turun sebesar 59,23 juta ETF (-91,05%), dengan nilai total transaksi sebesar Rp 3,35 miliar atau turun sebesar Rp 8,60 miliar (-71,97%), dan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 20,830 kali atau naik sebesar 17.919 kali (+615,56%).
Menurutnya, pada perdagangan Efek Dana Investasi Real Estate (DIRE) atau dikenal dengan RealEstate Investment Trusts (REITs), jumlah volume perdagangan mencapai 96,15 juta Efek DIRE, dengan nilai total transaksi sebesar Rp. 9,61 miliar dan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 137 kali.
“Terkait dengan pelaporan transaksi obligasi melalui sistem Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE), total volume pelaporan periode 2 Januari sampai dengan 13 Agustus 2014 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu adalah sebagai berikut; untuk Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 1.618.003,70 (miliar Rp) atau naik sebesar Rp 501.207,28 miliar (+44,88%) dengan rata-rata volume pelaporan harian sebesar 11.082,07 (miliar Rp) atau naik sebesar Rp 3.636,75 miliar (+48,85%),” imbuhnya.














