JAKARTA – Wakil Menteri Agama Romo Syafii menegaskan dukungannya secara penuh terhadap percepatan proses transisi penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah menetapkan pengalihan penuh pengelolaan haji pada tahun 2026 sebagai salah satu program prioritas pemerintah.
“Transisi ini bukan hanya mandat regulasi, tetapi juga komitmen politik pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kemenag siap memastikan prosesnya berjalan cepat, tertib, dan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada jemaah,” ujar Romo Syafii di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Romo menegaskan, pengalihan ini merupakan implementasi langsung dari visi-misi Presiden Prabowo untuk menghadirkan pelayanan haji yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi modern.
“Presiden ingin pengelolaan haji kita setara dengan standar pelayanan internasional. BP Haji diharapkan menjadi lembaga yang fokus dan berdedikasi penuh untuk mewujudkan cita-cita itu,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada awalnya dirinya sempat ditunjuk langsung oleh Menteri Agama sebagai Ketua Tim Transisi.
“Awalnya saya memang ditunjuk Menteri Agama sebagai ketua tim transisi, tapi ternyata ada perubahan. Meski begitu, saya tetap mendukung penuh proses ini dan siap bekerja sama dengan semua pihak,” ujarnya.















