Di sini Wapres mengecek kecepatan pengurusan sertifikat tanah dan pengecekan sertifikat demi transaksi jual-beli.
Sempat terjadi dialog antara Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto dengan kepala kantor tentang monitor ruangan yang tidak berfungsi dan sistem pengaduan pesan singkat yang belum jelas mekanisme responnya.
Wapres Boediono kemudian berpindah ke Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat untuk mengecek proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik.
Dalam kunjungan itu Wapres membicarakan persoalan 300 ribu warga pemilik KTP lama DKI Jakarta yang telah didata namun belum mendapatkan KTP baru versi elektronik.
Di hadapan Wapres, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang turut dalam rombongan, berjanji akan menyelesaikan sejumlah hal mendesak antara pemerintah DKI Jakarta dan data center kependudukan yang dimiliki Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, terutama mengenai upaya menunggalkan data.
Wapres mengatakan bahwa waktu tunggu yang lama tersebut bisa terjadi mengingat masa transisi dari KTP lama ke KTP elektronik.
Tapi ia yakin hal ini akan segera ditangani.
“Saya harapkan Menteri Dalam Negeri segera menangani dari sisi beliau agar bisa selesai masalah data tunggal tadi,” katanya.















