Ke depan, dia mengingatkan masih banyak yang harus dilakukan agar sistem JKN berjalan mulus dan berkelanjutan. “Banyak yang harus di-stel, seperti masalah bagaimana sisi tempat pelayanan dan pengaturan personalia memerlukan kerjasama dan pemikiran matang, serta semangat yang tidak kunjung patah,” imbuhnya.
Dukungan dan dorongan baik secara kuantitas dan kualitas sangat diperlukan dalam pengelolaan sistem JKN. Bagi para penerima penghargaan, Wapres mengatakan bahwa mereka tidak hanya menerima penghargaan dalam bentuk trofi, tapi dari hati kita semua. “Anda semua adalah pahlawan-pahlawan,” ujar Wapres. Ia pun optimis Wakil Presiden yang baru dan Menteri Kesehatan dari kabinet mendatang akan memberikan perhatian pada pelaksanaan sistem JKN.
Wapres memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan yang telan mengambili inisiatif untuk melaksanakan acara penganugerahan bagi mereka yang bekerja sebagai ujung tombak di lapangan. “Mereka ini barangkali tidak pernah mendapat tempat diberitakan di surat kabar,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa selama 31 tahun dirinya berada di pemerintahan, ia telah mengurusi berbagai macam sektor, seperti masalah ekonomi, moneter, perbankan, perencanaan pembangunan dan infrastruktur. “Tapi selama saya bertugas ada dua bidang yang dekat di hati saya, yaitu bidang kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.












