Pada kesempatan tersebut juga diresmikan website West Java Incorporated yang dapat diakses melalui www.westjavainc.org. Website ini menjadi portal informasi pertama bagi calon investor untuk mengenal potensi Jawa Barat, menjadi sarana dalam mendiseminasikan program dan kebijakan ekonomi serta informasi perkembangan ekonomi terkini, peluang dan potensi bisnis di Jawa Barat.
“Kami menyambut baik pembentukan dan penerbitan Peraturan Gubernur Jabar tentang West Java Incorporated. Forum ini diharapkan dapat mensinergikan peran masing-masing pihak untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan ekonomi daerah melalui tiga pilar utama yaitu investment, trade and finance,” ujar AGus.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI , Dian Ediana Rae mengatakan pasca krisis perekonomian global tahun 2008, kerjasama internasional semakin erat dilaksanakan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi global serta menjaga stabilitas sistem keuangan, baik dalam lingkup bilateral maupun multilateral.
Manfaat yang sebesar-besarnya dari kerjasama internasional ini hanya akan didapatkan oleh negara yang memiliki daya saing paling kuat.
“Di tengah perekonomian domestik yang masih menghadapi masalah fundamental dan struktural, kondisi produksi dan daya saing Indonesia, khususnya Jawa Barat di dunia internasional masih relatif rendah. Penyelesaian terhadap permasalahan fundamental ini memerlukan kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak,” imbuhnya.











