Melalui kemitraan ini, Nokia akan menggelar jaringan DWDM tercanggih dengan menggunakan platform 1830 Photonic Service Switch yang mampu mencapai kecepatan 400G atau lebih tinggi dengan penggunaan ruang dan konsumsi daya yang lebih rendah.
Jaringan optik Nokia juga akan berfungsi sebagai backbone untuk konektivitas internet maupun data venter berkapasitas tinggi, serta memastikan tingkat resiliensi yang tinggi dan latensi yang lebih rendah.
Selain itu, multi-layered IP solution network yang mutakhir juga akan diaplikasikan Pulau Jawa. Jaringan ini mencakup akses berkecepatan tinggi dan aggregation routers, bersama IP routing platform dari Nokia yang berbasis pada FP5 routing silicon sebagai intinya.
Tujuannya, untuk menyediakan layanan home broadband dengan memanfaatkan teknologi Border Network Gateway, Carrier-Grade Network Address Translation dan Internet Gateway dari Nokia.
“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Surge untuk menghadirkan layanan internet rumah yang terjangkau dan dapat diandalkan bagi jutaan rumah tangga di Indonesia. Dengan teknologi Nokia dan keunggulan infrastruktur yang dimiliki Surge, kami yakin bisa memberikan kontribusi terhadap transformasi digital di Indonesia,” kata Senior Vice President and Head of Asia Pacific Sales for Network Infrastructure Nokia, John Harrington.












