Dalam sambutannya, Tatacipta menyampaikan bahwa kehadiran gedung ini akan memperkuat peran ITB sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis riset yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri.
“Gedung ini adalah wujud dari komitmen ITB untuk terus mengikuti perkembangan zaman, memperkuat ekosistem riset dan inovasi dan berbasis Universitas dan industri”, ujarnya keterangan resmi, Jumat (08/8/2025).
Dari sisi teknis, proyek pembangunan Gedung Labtek XV dilaksanakan oleh WEGE selama 570 hari kalender, dengan nilai kontrak sebesar Rp164,85 miliar. Proyek ini dikerjakan sesuai dengan ketentuan kontrak, prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta standar mutu dan keselamatan kerja yang ketat.
WEGE juga menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk memastikan efisiensi, akurasi, dan integrasi dalam setiap tahap pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Operasi 1 WEGE, Bagus Tri Setyana mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini. “WEGE selalu berkomitmen untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui pembangunan infrastruktur kampus yang berkualitas, aman, dan ramah terhadap kegiatan riset maupun kolaborasi lintas disiplin. Hal ini pun sesuai dengan Visi WEGE
yang menjadi Mitra terpercaya dalam menciptakan ekosistem konstruksi yang Inovatif dan Berkelanjutan. Kami menyampaikan terima kasih, khususnya atas kepercayaan ITB serta para mitra strategis dan juga seluruh stakeholder dalam proyek ini,” tutur Bagus.















