JAKARTA-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Wijaya Karya (WIKA) menjajaki berbagai peluang proyek pembangunan infrastruktur untuk melebarkan bisnisnya di Papua Nugini (PNG) seperti disampaikan oleh Kuasa Usaha Sementara RI di Papua Nugini, Allen Simarmata, dalam keterangan tertulis dari KBRI Port Moresby yang diterina di Jakarta, Kamis.
Hal itu dia sampaikan saat mendampingi Tim PT WIKA dari Jakarta yang dipimpin Duta Besar Diar Nurbintoro pada pertemuan dengan Wakil Sekjen Badan Perencanaan Pembangunan PNG, Sekjen Departemen Luar Negeri PNG dan Otoritas investasi PNG di Port Moresby, dalam siaran persnya Kamis, (21/2/2019).
Tim WIKA pada pertemuan itu diwakili oleh Abdurrahman, Senior marketing PT. WIKA dan beberapa staf. Dalam kesempatan itu, dibahas peluang keikutsertaan PT WIKA dalam sejumlah proyek infrastruktur dan konstruksi di PNG.
“Kita dorong terus keterlibatan perusahaan Indonesia pada pembangunan infrastruktur di PNG, seperti pembangunan medical center, upgrading airport dan pelabuhan serta pembangunan jalan,” kata Allen Simarmata.
Dia menyebutkan bahwa PNG saat ini dalam tahap program pembangunan jangka menengah kedua dan sedang giatnya melakukan pembangunan insfrastruktur, yakni suatu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh PT WIKA.













