Dengan demikian, WSKT memutuskan untuk melakukan rights issue melalui PUT III. Apabila terjadi perubahan jumlah maksimum saham yang akan diterbitkan, maka WSKT akan mengumumkannya bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 2 September 2022.
Manajemen WSKT berharap, pelaksanaan PUT III ini bisa memperkuat struktur permodalan perseroan dalam rangka melanjutkan proses konstruksi pada proyek berjalan.
Tetapi, bagi pemegang saham WSKT yang tidak menggunakan haknya pada PUT III ini, kepemilikannya akan terdilusi maksimum 23,24 persen.
Menurut keterangan WSKT, seluruh dana hasil rights issue —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk penyelesaian proyek jalan tol, modal kerja dan indirect cost proyek konstruksi, serta investasi pengembangan entitas anak usaha perseroan.















