JAKARTA,BERITAMONETER.COM — Zendhy Kusuma akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait video insiden di sebuah restoran yang beberapa waktu lalu viral di media sosial.
Ia mengakui bahwa pada malam kejadian dirinya sempat terpancing emosi, namun menilai peristiwa tersebut kemudian berkembang jauh melampaui kejadian sebenarnya setelah rekaman CCTV beredar di media sosial dan memicu cyberbullying.
Menurut Zendhy, kejadian tersebut bermula dari situasi yang tidak nyaman ketika dirinya dan keluarga menunggu pesanan cukup lama di restoran pada September tahun lalu.
“Saya tidak menutup mata bahwa pada malam itu emosi saya terpancing dan ada sikap yang seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujar Zendhy, dalam rilsi pers Sabtu (7/3/2026).
Namun ia mempertanyakan apakah sebuah situasi emosi di restoran layak kemudian direkam dan disebarkan ke media sosial hingga memicu penghakiman massal di ruang digital.
“Yang menjadi pertanyaan bagi kami, apakah kemarahan seseorang di sebuah restoran layak diviralkan di media sosial hingga kemudian memicu cyberbullying tidak hanya kepada saya dan istri, tetapi juga kepada keluarga kami,” kata Zendhy.
Ia mengatakan sejak video tersebut viral, dirinya dan keluarga menghadapi berbagai tekanan di ruang digital, mulai dari komentar negatif hingga penyebaran informasi pribadi.














