Jakarta, BERITAMONETER.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Namun, sejumlah kasus keracunan siswa di beberapa daerah membuat publik menaruh perhatian besar terhadap pelaksanaannya.
Pelaksanaan program ini berada di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang dibentuk pada masa Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 dan resmi berdiri sejak 15 Agustus 2024. BGN diberi mandat langsung untuk mengawasi pemenuhan gizi masyarakat dan bertanggung jawab langsung kepada presiden.
Struktur organisasi BGN terdiri dari kepala, wakil kepala, sekretaris utama, inspektur utama, hingga beberapa deputi dengan latar belakang beragam—mulai dari akademisi, purnawirawan TNI/Polri, birokrat, hingga tokoh media. Berikut jajaran lengkapnya:
1. Dadan Hindayana – Kepala Badan Gizi Nasional
Dadan Hindayana resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Agustus 2024. Ia lahir di Garut pada 10 Juli 1967 dan telah menempuh pendidikan hingga jenjang Doktor (S3).
Perjalanan akademis Dadan dimulai dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tempat ia menamatkan pendidikan sarjana pada 1990 dengan jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Ia kemudian melanjutkan studi magister (S2) di Universitas Bonn, Jerman, dan lulus pada 1997 dengan konsentrasi Entomologi Terapan.














