Ia mencontohkan, Kabupaten Minahasa Utara siap menjalin kerja sama Kabupaten Lahat berupa pengiriman tas dari sabuk kelapa dan kenari, yang nilainya bisa mencapai Rp6 miliar.
“Kemudian, imbal baliknya, kami akan mengirimkan kopi ke Minahasa Utara, karena kami penghasil kopi. Inilah perdagangan yang mau kita jalin. Saya harap ini bisa dilakukan dan ditiru kabupaten lain,” kata Bursah.
Pameran ini telah mendatangkan investor, pembeli dan pengunjung umum, di mana volume perdagangan langsung atau transaksi tercatat mencapai Rp8 miliar selama tiga hari pelaksanaan.
Adapun potensi bisnis dan perdagangan yang terjalin diperkirakan mencapai miliaran rupiah, termasuk beberapa nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani saat pelaksanaan business matching.















