Jakarta, BERITAMONETER.COM – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah luar biasa dalam menangani dampak banjir yang meluas di sejumlah wilayah lumbung pangan nasional.
Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany mengatakan, banjir yang merendam ribuan hektare sawah dinilai tidak bisa lagi diperlakukan sebagai bencana rutin, melainkan ancaman serius terhadap kedaulatan pangan nasional dan keberlangsungan hidup petani.
“Petani adalah pahlawan pangan kita. Ketika mereka kehilangan sawah, modal, dan harapan, negara tidak boleh hadir setengah-setengah. Ini bukan sekadar soal banjir, tapi soal masa depan pangan dan kesejahteraan rakyat kecil,” kata Gus Najmi, sapaan karibnya, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, (24/1/2026), seperti dikutip dari ANTARA .
Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi para petani yang sawahnya terendam banjir, khususnya di kawasan Pantura Jawa seperti Demak, Kudus, dan Pati, serta sejumlah wilayah di Sumatera dan Sulawesi.
Karena itu, katanya, langkah pertama yang harus segera dilakukan pemerintah adalah turun ke lapangan untuk pendataan yang akurat, transparan, dan menyeluruh terhadap seluruh petani terdampak, agar tidak ada petani yang terlewat dari skema bantuan hanya karena persoalan administrasi.












