Ikrar mengingatkan jangan sampai konvensi capres Partai Demokrat ini hanya sekedar menjadi alat saja. “Atau menjadi bagian dari political marketing PD. Seperti yang dulu dilakukan Partai Golkar. Saya khawatir, konvensi capres PD hanya lebih sekadar restorasi image atau pemulihan citra partai semata,” tandasnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli mengaku otimis konvensi capres PD bisa berdampak positif terhadap partai pimpinan SBY ini. “Saya yakin konvensi ini memang bisa memulihkan citra partai dan kalaupun ada peningkatan elektabilitas partai, ya itu bonus saja. Apalagi Pak SBY itu, orang yang sangat percaya dengan hasil survey,” ungkapnya.
Hanya saja menyangkut soal tata cara dan mekanisme konvensi, sambung Wakil Ketua MPR ini, masih dirumuskan PD. Karena hal ini juga terkait dengan perolehan Pemilu Legislatif. “Soal Mekanisme konvensi ini memang masih dibahas, selain itu juga akan masih melihat dulu hasil Pilleg,” jelasnya.
Sedangkan anggota DPD RI, Ahmad Subadri mengapresiasi dan mendukung langkah parpol membuka konvensi capres. Karena tentu ini akan melibatkan partisipasi public. “Ini langkah bagus, untuk memberi peluang, bagi tokoh-tokoh yang belum berani tampil ke public,” imbuhnya. **can













