Namun, standar dan inisiatif tersebut belum saling terhubung.
Akibatnya, proses perdagangan menjadi tidak efisien dan biaya perdagangan menjadi lebih tinggi.
Indonesia sendiri terlibat dalam sejumlah perundingan ekonomi dan perdagangan digital, misalnya di lingkup ASEAN, Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Cooperation and Development/OECD), dan Persetujuan Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership/CPTPP).
“Kami berharap hasil rekomendasi dapat diterapkan di Ekonomi masing-masing serta dapat disepakati di tingkat pertemuan APEC agar pengembangan ekosistem perdagangan digital di kawasan semakin terhubung, inklusif, dan efisien,” kata Natan.















