Terkait belum cairnya dana penelitian untuk vaksin Corona, dia mengatakan masih dalam proses tahapan teknis.
Regulasi keuangan ujarnya, tidak sembarangan untuk mencairkan anggaran. Justru, regulasi itu penting agar satu komando dan akuntable.
Dalam situasi krisis karena Corona ini, memang harus ada langkah cepat dan terobosan agar bangsa Indonesia terhindar dari bencana yang lebih besar.
“Soal anggaran itu bukan satu-satunya tantangan. Justru, yang penting saat ini adalah mendorong konsorsium riset,” tegas Gus Nabil.
Sebab pihaknya khawatir jangan sampai Kementrian Kesehatan bikin riset sendiri, sementara Kementrian Riset dan Dikti juga bikin riset.
“Nah, dengan Konsorsium itu nantinya akan ada tim yang melibatkan lintas kementrian, periset dari kampus-kampus dan lembaga penelitian, serta dari industri farmasi dari BUMN kita. Jadi, dari proses awal dan akhirnya satu pintu, satu tim, satu kebijakan,” kata Gus Nabil.
Kedua adalah Komitmen Pemerintah untuk atasi Krisis, dan dukungan masyarakat Indonesia.
Terkait dengan komitnen itu, Gus Nabil yang juga Ketua Umum PP Pagar Nusa NU menegaskan kalau pihaknya melihat kalauPemerintah sangat berkomitmen untuk penanggulangan krisis akibat Corona.














