ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi RI di Bawah Target

gatti Reporter : gatti
18 Mar 2013, 1 : 30 PM
3.1k 32
0
3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

BI-Rate Tetap 4,75%, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

PP Persero (PTPP) Tuntaskan Pembangunan Gedung UIN Malang Rp674,66 Miliar

JAKARTA – Bank Dunia memproyeksikan, pada 2013 pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai angka 6,2 persen atau jauh lebih rendah dari asumsi pemerintah yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar 6,8 persen.
 
Country Director Bank Dunia untuk Indonesia, Stefan Koeberle mengatakan, perkiraan pertumbuhan tersebut mengacu pada catatan perkembangan ekonomi domestik pada triwulan pertama tahun ini. “Ketahanan ekonomi telah menjadi kekuatan Indonesia di tengah pelemahan ekonomi dunia. Dengan kebijakan yang tepat, Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan lebih tinggi lagi,” kata Stefan dalam acara Indonesia Economic Quarterly di Energy Tower Jakarta, Senin (18/3).
 
Dia menjelaskan, salah satu tekanan yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah ketidakpastian ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa. Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan hanya sedikit mengalami peningkatan di tahun ini, yakni sebesar 2,4 persen atau sedikit lebih tinggi dari 2012 yang mencapai 2,3 persen.
 
“Penurunan harga komoditas utama dan lemahnya lingkungan ekstenal membantu mendorong neraca berjalan Indonesia menjadi defisit 2,7 persen dari PDB di 2012. Serta subsidi BBM yang besarnya mencapai 2,6 persen dari PDB tahun lalu telah menambah tekanan tehadap neraca perdagangan luar negeri dan jadi beban yang signifikan pada fiskal,” ujarnya.
 
Stefan menyatakan, ada lima sumber tekanan terhadap prospek ekonomi Indonesia, di antaranya perlambatan pertumbuhan investasi, kemungkinan implikasi dari perlambatan penjualan riil dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nominal. Kemudian tren-tren pada neraca eksternal, berlanjutnya beban subsidi BBM dan melambatnya laju penurunan kemiskinan.
 
“Risiko terbesar terhadap pertumbuhan jangka pendek dapat berasal dari investasi dalam negeri, yang berkontribusi 2/5 dari pertumbuhan di 2012. Kemudian belanja investasi telah melambat, terutama pada capital intensive sector (bidang sumber daya padat modal),” paparnya.
 
Lebih lanjut Stefan menambahkan, pertumbuhan investasi tetap (fixed investment) turun ke 7,3 persen (year-on-year) pada kuartal akhir 2012 dan mengalami penurunan 12,5 persen pada kuartal kedua. Sementara itu, kata dia, impor barang-barang modal telah melemah. “Meningkatkan kepastian peraturan dan kebijakan dapat membantu iklim investasi,” ucap Stefan.
 
Di tempat yang sama, Ekonom Utama Bank Dunia dan Manager dari Sektor Pengentasan Kemiskinan dan Pengelolaan Ekonomi di Indonesia, Jim Brumby mengatakan, tanggapan kebijakan yang sesuai terhadap peningkatan tekanan dapat mencakup peningkatan investasi infrastruktur publik dan penekanan kepada daya saing perdagangan.
 
“Mengenai beberapa tekanan yang meningkat, kinerja akan membaik. Tetapi, perlu ada perbaikan beberapa area. Kami akan melihat masa depan untuk kinerja yang lebih kuat dan harus ada kesinambungan. Jadi, pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,2 persen di 2013, naik sedikit di 2014. Namun, risiko masih tetap ke arah yang menurun,” kata Jim.
 

Sejalan dengan perkiraan Bank Dunia tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengakui bahwa target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam APBN 2013 sebesar 6,8 persen akan sulit tercapai. “Pertumbuhan ekonomi 6,8 persen memang berat kita capai, harus jujur diakui. Tapi Indonesia akan tetap tumbuh di atas 6 persen, di mana penolongnya adalah konsumsi dan investasi,” kata Hatta di kantornya, Jakarta, Senin (18/3).

Scroll untuk lanjutkan membaca.
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

PBB Nilai Langkah KPU Pendidikan Politik

Berita Selanjutnya

Bank Danamon Raih Penghargaan ‘Trailblazer Awards 2013’

Berita Terkait

OJK Bakal Ungkap  Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen
Investasi

OJK Bakal Ungkap Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen

20 Feb 2026, 11 : 03 PM
Kadin Nilai Tarif Resiprokal 19 Persen AS Sangat Kompetitif
Perdagangan

Kadin Nilai Tarif Resiprokal 19 Persen AS Sangat Kompetitif

20 Feb 2026, 12 : 42 AM
BI: Kredit Perbankan Tumbuh 12,40% di Kuartal I-2024
Makroekonomi

BI-Rate Tetap 4,75%, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

19 Feb 2026, 7 : 46 PM
PP Perseroan Terbitkan Obligasi Rp434,62 Miliar Untuk Bayar Utang
PROPERTI

PP Persero (PTPP) Tuntaskan Pembangunan Gedung UIN Malang Rp674,66 Miliar

18 Feb 2026, 8 : 32 AM
DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan Bentuk Satgas Penertiban Kapal Wisata
Pariwisata

DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan Bentuk Satgas Penertiban Kapal Wisata

16 Feb 2026, 7 : 51 PM
Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya
Industri

Ketum Partai Pembaruan Bangsa Minta Prabowo Bentuk BUMN Digital, Ini Alasannya

16 Feb 2026, 7 : 24 PM
Berita Selanjutnya
Tumbuh 6%, Bank Danamon Indonesia Cetak Laba Rp3,5 Triliun pada 2023

Bank Danamon Raih Penghargaan ‘Trailblazer Awards 2013’

Bank Danamon Raih Penghargaan BPA Trailblazer Award 2013

Bank Danamon Raih Penghargaan BPA Trailblazer Award 2013

Pemerintah Perlu Jaga Keseimbangan Neraca Pembayaran

Pemerintah Perlu Jaga Keseimbangan Neraca Pembayaran

Berita Populer

  • PSN Tambak Udang Harus Jadi Peluang Nyata Bagi SDM Lokal Sumba Timur

    PSN Tambak Udang Harus Jadi Peluang Nyata Bagi SDM Lokal Sumba Timur

    3252 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Turun 0,25%, IHSG Sesi I ke 8.289,084 Terbebani Saham BBCA, BMRI, BBRI dan TLKM

    3250 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • IHSG Turun 0,43% ke 8.274,081 Terbebani Saham BBCA, BBRI dan BMRI

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Awal Puasa Dimulai Pada Kamis 19 Februari 2026

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Naik 0,65%, IHSG Pagi Ini ke 8.265,821 Diungkit Saham BBCA, TLKM, UNVR dan DEWA

    3243 shares
    Share 1297 Tweet 811

Opini

Kesepakatan Impor Energi dengan USA Tidak Mengubah Arah Kemandirian Energi Nasional

Kesepakatan Impor Energi dengan USA Tidak Mengubah Arah Kemandirian Energi Nasional

20 Feb 2026, 9 : 32 PM
Hingga Maret, APBN 2024 Surplus Rp 8,1 Triliun

Personel Alih Daya (PADA) Tarik Kredit Rp50,5 Miliar dari Bank DKI

20 Feb 2026, 7 : 02 PM
Laba Panin Sekuritas Anjlok 47,49% pada 2023

Naik 68,8%, Panin Sekuritas (PANS) Bukukan Laba Rp191,05 Miliar pada 2025

20 Feb 2026, 6 : 53 PM
Dipicu Saham TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan DEWA, IHSG Sesi I Turun 53% ke 8.079,321

IHSG Turun Tipis 0,03% ke 8.271,767

20 Feb 2026, 6 : 31 PM
Cari Modal Kerja, NAIK Bidik Dana IPO Maksimal

Mau Akuisisi Jungleland Asia, JGLE Gelar Rights Issue Rp414 Miliar

20 Feb 2026, 5 : 27 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.